Pencegahan Korupsi Dengan Menggunkan Pemberian Pendidikan Anti-Korupsi Di Institusi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.59141/jist.v7i3.890Keywords:
anti korupsi, nilai, lembaga pendidikanAbstract
Korupsi masih menjadi persoalan serius di Indonesia yang menghambat pembangunan ekonomi, mengurangi ketersediaan sumber daya publik, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah dan sistem hukum. Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih berada di bawah rata-rata global menunjukkan bahwa upaya penindakan hukum semata belum memadai, sehingga diperlukan pendekatan preventif melalui pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemberian pendidikan anti-korupsi di lembaga pendidikan, baik pada jenjang sekolah maupun perguruan tinggi, sebagai upaya pencegahan potensi korupsi. Penelitian menggunakan pendekatan evaluatif dengan pengumpulan data melalui kajian literatur serta survei terhadap siswa, guru, orang tua, dan staf pendidikan untuk mengukur pemahaman dan persepsi mereka mengenai korupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan anti-korupsi berperan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesederhanaan, serta membentuk kesadaran moral dan sikap kritis peserta didik terhadap perilaku koruptif. Disimpulkan bahwa pendidikan anti-korupsi merupakan langkah preventif strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan menolak praktik korupsi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengintegrasian nilai-nilai anti-korupsi ke dalam kurikulum dan budaya akademik secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 fenni rosa noni, Kusnanto Kusnanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





